Breaking News

Laporan Bawaslu



Cendekia News. Soppeng - Berdasarkan laporan ke Bawaslu Kabupaten Soppeng terkait adanya pemilih yang menggunakan Hak pilihnya tidak sesuai ketentuan, maka Bawaslu Kabupaten Soppeng Akhirnya mengeluarkan rekomendasi Pemilihan Suara Ulang (PSU) di dua TPS yang ada di Kabupten Soppeng yaitu di TPS 20 Kelurahan Lapajung Kecamatan Lalabata dan TPS 4 Desa Donri-Donri Kecamatan Donri-Donri.


Winardi Ketua Bawaslu Kabupaten Soppeng menjelaskan kepada Cendekia News Saat dimintai keterangannya di kantor Bawaslu Soppengn, Ahad 21/4/2019 menhatakan bahwa, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, ada dua orang pemilih yang ber KTP Makassar ditemukan menggunakan Hak Pilihnya di dua TPS yang berbeda.
"setelah kita cek di data DPT, DPTB yang bersangkutan tidak terdaftar, sehingga kita merekomendasikan ke KPU agar dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Dua TPS tersebut," kata Winardi
Menurut Winardi, PSU ini telah diatur dalam UU No 7 Tahun 2017 pasal 372 Ayat 2
" Berdasarkan pasal 372 ayat 2 (b) bahwa pemilih yang tidak terdaftar di DPT, DPTB serta DPK, tidak boleh menggunakan hak suaranya di TPS lain yang tidak sesuai dengan KTPnya berdomisili" pungkas Winardi
Sementara, Ketua KPU Soppeng Muhammad Hasbi yang dikonfirmasi di kantor KPU Soppeng terkait rekomendasi PSU dari Bawaslu mengungkapkan.
"terkait rekomendasi PSU di dua TPS, kami sudah melaporkan masalah ini dan menunggu jadwal Pemungutan Suara Ulang dari KPU Provinsi Sulawesi Selatan"
"Insya Allah, PSU ini akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat, karena sesuai dengan perintah Undang Undang, PSU ini harus dilaksanakan paling lambat 10 hari setelah Pemilihan Umum dilaksanakan" pungkasnya. (Ag)

Tidak ada komentar